ContactUs - Corporate Secretary : Victor Suhendra PT Indofood Sukses Makmur Tbk P : (+62-21) 5795 8822 F : (+62-21) 5793 7373 E : victor.suhendra@indofood.co.id StrukturAnisasi Lembaga Wana Aksara Bagan Struktur Organisasi Event Organizer Struktur organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk tugas dan tanggung jawab manajer umum. Lihat Struktur Anisasi Lembaga Wana Aksara Kamiberharap semoga ulasan contoh bagan struktur organisasi dalam perusahaan event organizer dapat memberikan. Event organizer memang bertugas untuk merencanakan segala sesuatu terkait prapelaksanaan, pelaksanaan hingga pasca pelaksanaan suatu acara. Jelaskan posisi dan jabatan dalam organisasi perusahaan event organizer 3. PERANEVENT ORGANIZER DALAM MEMBANTU MEMASARKAN PRODUK CLIENT DI CV. RETRO ACTIVE TUGAS AKHIR Diajukan untuk melengkapi tugas - tugas dan memenuhi syarat guna memperoleh Sebutan Ahli Madya bidang Komunikasi Terapan Disusun Oleh : NICO KURNIAWAN F.N D1312057 PROGRAM DIPLOMA III KOMUNIKASI TERAPAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK Strukturorganisasi merupakan gambaran dari tanggung jawab, tugas dan kewajiban yang ada pada personil dalam rangka memberi isi dan arah terhadap perusahaan tersebut, dengan tujuan secara global adalah untuk memudahkan personil dalam melakukan aktivitasnya guna mencapai tujuan akhir yang telah. AjOKB. Ingin membuat acara sukses dan tak terlupakan? Artikel tentang event organizer EO akan membantu Anda memahami peran EO dalam merencanakan dan mengorganisir acara, serta memberikan tips dalam memilih EO yang tepat. Dengan pengalaman dan reputasi yang baik, EO yang berkualitas dapat memberikan solusi inovatif dan kreatif untuk membuat acara Anda lebih berkesan. Baca artikel ini untuk memastikan acara Anda berjalan dengan lancar dan sukses! Akhir-akhir ini bisnis event organizer mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak. Banyak sekali acara yang menggunakan jasa EO untuk mempermudah pekerjaan mereka. Bahkan, kini bisnis ini menjadi profesi yang cukup diminati oleh banyak pihak. Namun, bekerja dalam sebuah organisasi EO juga perlu memiliki keterampilan khusus terutama dalam bidang manajemen. Yuk lebih kenal mengenai jasa event organizer sehingga kamu menjadi tahu cara kerjanya pula. Daftar isi 1Pengertian Event OrganizerTugas Event Organizer1. Perencanaan 2. Rancangan Anggaran3. Menentukan Lokasi 4. Pengawas Jalannya Acara 5. Membuat Rancangan Acara6. Mengatur dan Memantau Jalannya Acara 7. Bekerja sama dengan VendorJenis Event Organizer1. Mega Event2. Hallmark event3. Major event4. Minor eventGaji Event OrganizerStruktur Organisasi Event Organizer1. General Manager2. Admin Keuangan Umum3. Project Manager4. Marketing UmumPenutup Event organizer atau biasanya disingkat EO adalah sekelompok orang yang bekerja di bidang jasa yang ditunjuk secara resmi oleh klien untuk mengatur seluruh rangkaian acara. Dengan adanya kerja sama antara kedua belah pihak, diharapkan masing-masing pihak mendapatkan keuntungan baik secara material maupun non-material. Dalam satu kelompok EO harus dapat bekerja sama dengan baik agar acara tersebut berjalan lancar dan sesuai dengan permintaan klien. Tugas Event Organizer Dalam menyelesaikan pekerjaannya, event organizer memiliki beberapa tugas, yaitu 1. Perencanaan Merencanakan keseluruhan acara mulai dari konsep hingga yang lainnya sesuai dengan permintaan klien. Pihak EO akan merancang rangkaian acara dalam sebuah event yang mereka tangani. Rancangan tersebut tentu berdasarkan permintaan dan persetujuan dari EO tidak akan bertindak, bekerja dan membuat rancangan yang berada diluar persetujuan dari klien. Karena hal tersebut akan berdampak buruk pada citra Event Organizer tersebut. Para klien akan ragu untuk menggunakan jasanya karena khawatir acara yang mereka inginkan tidak akan berjalan dengan lancar sesuai dengan keinginan mereka. 2. Rancangan Anggaran Membuat perencanaan anggaran sesuai dengan budget yang klien sediakan serta pertahankan. Dalam penentuan budget ini perlu ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Para jasa EO harus menanyakan terlebih dahulu anggaran yang akan dikeluarkan dari acara ini sehingga para EO dapat merancang anggaran sesuai dengan budget dari klien. 3. Menentukan Lokasi Mencari lokasi untuk keperluan acara sesuai dengan pesanan klien. Apabila klien kesulitan dalam menentukan lokasi acara secara spesifik, maka klien bisa minta bantuan dari EO. Klien hanya perlu menjelaskan konsep acara, budget dan keinginan dari klient mengenai lokasi yang hendak dipakai. Kemudian EO dapat memberi opsi dari lokasi yang bisa dipakai dalam acara tersebut. 4. Pengawas Jalannya Acara Mengawasi seluruh acara serta mengawasi tindakan yang tidak diinginkan. Sebuah acara yang dipandu oleh Event Organizer biasanya memiliki tamu undangan yang cukup banyak. Para client juga berfokus pada acara saja sehingga tidak dapat melakukan pengawasan apabila terdapat beberapa tamu yang tidak diundang berdatangan. Hal tersebut memiliki dampak yang buruk misalkan berkurangnya kursi duduk, konsumsi, adanya tindakan yang tidak diinginkan dan lain sebagainya. Mengenai pengawasan ini dapat diserahkan sepenuhnya pada EO. 5. Membuat Rancangan Acara Merancang tata letak agenda acara, membuat panduan acara, tiket, pamphlet serta aktivitas pemasaran yang sifatnya online maupun offline. 6. Mengatur dan Memantau Jalannya Acara Mengatur para tamu undangan dan MC yang akan memimpin acara yang cocok saat kegiatan berlangsung. Tidak semua tamu bisa paham mengenai denah lokasi suatu acara. Maka perlu adanya EO yang berfungsi sebagai penunjuk arah dalam sebuah acara. Dan dalam pemilihan MC pun harus disesuaikan dengan jenis acara tersebut. 7. Bekerja sama dengan Vendor Melakukan negosiasi dengan keseluruhan vendor agar acara sukses. Kesuksesan acara tentu saja melibatkan berbagai pihak termasuk vendor. Maka dari itu, para EO harus pandai dalam berkomunikasi dengan para vendor sehingga kebutuhan acara dapat terpenuhi dengan baik. Jenis Event Organizer Banyak sekali acara yang membutuhkan event organizer. Event organizer sendiri memiliki beberapa jenis, yaitu 1. Mega Event Mega event merupakan acara yang diselenggarakan empat sampai lima tahun sekali, acara tidak diselenggarakan setahun sekali dan biasanya acara tersebut berskala nasional bahkan sampai internasional. Contoh dari mega event ialah olimpiade, sea games, dan lain sebagainya. 2. Hallmark event Hallmark event merupakan acara yang diselenggarakan satu tahun sekali. Acara ini dapat berskala nasional, internasional maupun daerah saja. Contoh dari hallmark event ialah acara ulang tahun, anniversary pernikahan, dan lain sebagainya. 3. Major event Major event merupakan acara yang diselenggarakan pada momen yang belum tentu terulang di kemudian hari. Contoh dari major event ialah Australian Open, US open, Indonesia Open. Momen pembukaan di Indonesia belum tentu terulang kembali, karena pembukaan bisa terjadi di lain negara. Jadi, event tersebut dianggap belum tentu terulang kembali di negara Indonesia. 4. Minor event Acara yang berskala kecil, contohnya pernikahan. Acara ini tidak melibatkan pihak yang cukup banyak. Hanya orang-orang yang mengenali kedua mempelai saja, dan orang tua mempelai. Jadi acara ini dianggap sebagai acara yang berskala kecil. Gaji Event Organizer Bisnis event organizer memiliki profit yang cukup menggiurkan. Bagi kelompok yang bekerja di bidang event organizer dapat memperoleh pendapatan kotor mulai dari Rp 300 juta sampai Rp 500 juta. Apabila seseorang menjadi staff suatu penyelenggara acara, maka ia akan mendapat gaji pokok mulai dari Rp dan memperoleh tambahan bonus pula. Sedangkan bagi mereka yang bekerja paruh waktu, maka akan memperoleh pendapatan antara Rp sampai Rp per harinya. Struktur Organisasi Event Organizer Jika kamu tertarik untuk membuka bisnis event organizer, kamu perlu tahu struktur event organizer terlebih dahulu. Secara garis besar, struktur event organizer terdiri dari 1. General Manager General manager atau manajer umum merupakan manajer yang bertugas mengendalikan dan mengawasi sebuah event organizer secara keseluruhan. General manager memiliki posisi yang sangat urgent dana sebuah EO. apabila general manager tidak diisi oleh orang-orang yang berkompeten dan tidak bekerja dengan baik, maka hal tersebut akan berimbas pada kinerja bawahan lainnya. Urgent sekali, bukan? 2. Admin Keuangan Umum Bertugas untuk mengatur dan mencatat keuangan perusahaan event organizer secara keseluruhan. Karena bekerja pada EO membutuhkan kerja sama dan pasti tidak dapat dikerjakan oleh satu orang saja, maka dalam hal keuangan pun dibutuhkan seorang admin. Karena tetu client akan membayar secara keseluruhan kinerja EO, bukan pada personal tiap anggota EO. 3. Project Manager Manager projek adalah manajer yang memimpin berlangsungnya sebuah projek. Jika sebuah event organizer memiliki beberapa projek dalam waktu bersamaan, projek manager terdiri dari jumlah projek tersebut. Misalkan sebuah EO memiliki ditunjuk untuk mengadakan konser, seminar, dan pesta pernikahan dalam waktu yang bersamaan. Sebaiknya masing-masing projek tersebut memiliki project manager yang berbeda-beda. 4. Marketing Umum Marketing umum merupakan bagian yang bertugas untuk memasarkan perusahaan EO secara keseluruhan. Demikian beberapa informasi mengenai event organizer. Bagi kamu yang berminat untuk bergabung dalam suatu event organizer, informasi ini dapat sebagai bekal dan pertimbangan untuk kedepannya. Semoga sukses, ya! Penutup Event organizer EO adalah sebuah perusahaan atau tim yang mengkhususkan diri dalam merencanakan dan mengorganisir acara, mulai dari konser hingga pesta pernikahan. EO dapat membantu Anda merencanakan dan menjalankan acara Anda dengan sukses, dengan menangani semua aspek dari mulai pengaturan lokasi, dekorasi, penyediaan makanan dan minuman, hingga perizinan dan keamanan. Memilih EO yang tepat sangat penting untuk memastikan bahwa acara Anda berjalan dengan lancar dan sukses. Pastikan untuk melakukan riset tentang pengalaman, reputasi, dan portofolio EO sebelum memilih salah satu. Juga, pastikan bahwa Anda dan EO memahami tujuan dan visi Anda untuk acara tersebut, sehingga EO dapat memberikan solusi yang tepat dan menghasilkan hasil yang memuaskan. Dalam bisnis atau kegiatan apapun, kualitas adalah kunci kesuksesan. EO yang berkualitas dapat memberikan pengalaman yang lebih baik dan menawarkan solusi yang inovatif dan kreatif, sehingga dapat membuat acara Anda lebih berkesan dan memberikan dampak yang positif bagi semua pihak yang terlibat. Jangan ragu untuk mencari bantuan dari EO jika Anda ingin membuat acara yang sukses dan tak terlupakan. Post Views 94 Event organizer adalah orang di balik kesuksesan acara, termasuk dekorasi, setting tempat, sampai konsep acaranya. Jasa EO ini sering dipakai untuk menangani berbagai macam acara, seperti dari product launching, exhibition, gathering, fun games, party planner, acara olahraga, sampai festival budaya. Yu, simak penjelasan tentang event organizer plus cara kerja, jenis event, dan faktor-faktor pendukungnya. Apa itu event organizer? Banyak orang memilih menggunakan jasa penyelengara acara karena praktis dan menghemat waktu cocok banget buat kamu yang mungkin gak punya banyak waktu longgar. Intinya, event organizer adalah pengelola suatu acara yang tujuannya memperoleh keuntungan dari kedua belah pihak, baik penyelenggara maupun yang hadir pada saat kegiatan berlangsung. Bisnis event organizer ini cukup menggiurkan. Pendapatan kotor event organizer bisa mencapai Rp300 juta sampai Rp500 juta, lho! Sementara itu, kalau kamu menjadi staf suatu penyelenggara acara, kamu akan mendapat gaji pokok minimal dan ditambah bonus. Beda lagi dengan bekerja paruh waktu alias freelance. Biasanya, gaji freelance event organizer adalah sebesar hingga per hari. Untuk itu kamu harus cari tahu berapa gaji bersih alias take home pay THP yang kamu terima tiap bulan. Coba hitung dengan kalkulator gaji bersih Lifepal berikut. Cara kerja event organizer Ketika mengelola suatu acara, orang-orang di balik EO mempunyai langkah-langkah dan panduan agar event yang mereka tangani bisa berjalan lancar. Seperti apa cara kerja event organizer? Berikut ini penjelasannya. 1. Perumusan konsep acara Setiap acara punya konsep yang berbeda-beda tergantung jenisnya. Makanya, sebelum terjun langsung dan buat acara, kamu wajib berdiskusi sama tim buat ngerumusin konsep, dari tema, tempat, pengisi acara hingga bintang tamu. Kalau kamu sudah punya klien, jangan lupa bangun komunikasi yang baik sama mereka terkait acaranya. Lalu, ketika kamu mau buat acara, buatlah semenarik mungkin agar pengunjung terkesan sehingga konsep yang dibuat akan menjadi bahan perbincangan. Ajaklah tim kamu buat berinovasi dan memunculkan ide-ide yang out of the box. 2. Teknis acara Langkah selanjutnya adalah membuat teknis acara. Kamu harus teliti biar semua kebutuhan acara terpenuhi. Jangan sampai ada yang tertinggal. Sebagai contoh, kamu mau mengadakan konser musik di tepi pantai. Kebutuhan yang harus kamu pikirkan adalah layout panggung, pencahayaan, transportasi kru dan penghibur, kelistrikan, hingga keamanan. Biar gak ada yang kelewatan, buatlah checklist apa saja yang harus dipenuhi. 3. Menyusun anggaran Menyusun anggaran berguna buat menghitung kira-kira berapa sih biaya yang diperlukan tim kamu. Berikut contoh gambaran budgeting untuk acara musik Keperluan administrasi Pengisi acara SDM tambahan Konsumsi Akomodasi dan transportasi Promosi dan publikasi Sewa lokasi Panggung, sound dan lighting Dekorasi acara Souvenir Beda acara beda juga anggarannya. Jadi perumusannya disesuaikan. Pada saat menyusun anggaran kegiatan, sebaiknya kamu membaginya ke dalam kelompok-kelompok seperti telah dicontohkan di atas. Tujuannya agar lebih mudah dalam memonitor, menambah, atau mengurangi kebutuhan yang sudah atau belum tercatat. 4. Pembagian tugas Pembagian tugas fungsinya agar masing-masing divisi atau anggota punya tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan acara. Misalnya kamu mau buat acara musik, bagilah tim sesuai dengan kebutuhan seperti tim perlengkapan bertugas mencari penyewaan alat musik atau sound system, tim acara bertugas mencari bintang tamu, dan tim keuangan tugasnya mencari pendanaan dan sponsor. 5. Pendanaan Pendanaan bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti mengeluarkan dana pribadi dan tim, mencari dana dari donatur, dan menjalin kerjasama dengan sponsor, perusahaan atau organisasi yang sekiranya tertarik sama acara yang tim kamu buat. Jangan lupa buat daftar target donatur dan sponsorship sumber pendanaan, usahakan sesuaikan dengan tema acara biar mereka mau mengeluarkan dananya. 6. Persiapan acara Saat mendekati acara, biasanya event organizer punya timeline dan deadline untuk setiap divisi biar pembagian tugas tidak molor. Selain itu, wajib hukumnya mengadakan gladi bersih. Biasanya, persiapan acara dibuat tiga bulan sampai satu tahun tergantung besar kecilnya acara. Beberapa rintangan dan halangan biasanya muncul di tahap ini, misalnya seperti lokasi yang tidak tersedia, permintaan tambahan dari sponsor, kesulitan mencari vendor, dan kendala penyusunan materi publikasi. 7. Pelaksanaan acara Tahap terakhir adalah pelaksanaan acara di mana kamu sebagai event organizer bakal terjun langsung. Kamu harus siap kalau ada hal yang terjadi di luar dugaan. Nah, di sinilah pentingnya membuat rencana cadangan. Koordinasi tim harus selalu diterapkan biar acaranya berjalan mulus dan siap kalau-kalau ada kendala seperti waktu pengadaan acara yang mundur, pengisi acara terlambat hadir, konsumsi untuk panitia dan pengunjung tidak terpenuhi, ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan, lokasi tidak memadai, dan masih banyak lagi. Event punya jenis-jenisnya dari skala sampai berdasarkan sasaran atau pasarnya Jenis event berdasarkan skala Event organizer gak boleh sembarangan membuat acara. Seorang event organizer yang handal mampu menyesuaikan jenis acara dengan skala penyelenggaraannya. Apa saja, sih? Mega Event, acara yang diselenggarakan selama 4 atau 5 tahun sekali, contohnya Olimpiade. Hallmark Event, diselenggarakan satu tahun sekali dan biasanya punya identitas yang melekat pada pada daerah di mana acara diselenggarakan seperti Jember Fashion Carnaval dan Borobudur Marathon. Major Event, event yang diselenggarakan pada momen yang belum tentu terulang di kemudian hari misalnya seperti Brand Activation Jurnal Minor Event, acara dengan skala kecil seperti pernikahan. Jenis event berdasarkan pasar MICE MICE ini bukan anak tikus, lho ya tetapi akronim dari Meeting, Incentive Travel, Convention, and Exhibition yang menjadi inti sebuah event dan dalam penyelenggaraannya membutuhkan keterampilan khusus si pembuat acara. Meeting, acara pertemuan pada perkumpulan dengan jumlah peserta yang fokus dan sedikit seperti outbreak sessions dan VIP meeting. Incentive Travel, biasanya hanya dilakukan oleh perusahaan swasta sebagai incentive travel seperti business trip dan manager awarding, Convention, pertemuan yang dihadiri oleh orang-orang tertentu untuk memutuskan suatu hal, contohnya konferensi, summit, dan FGD. Exhibition, acara yang mewadahi penjual dan pembeli pada industri tertentu. Special Event Special event juga biasanya diselenggarakan untuk tujuan tertentu. Berikut jenis-jenisnya Marketing event, acara untuk memasarkan sebuah produk seperti brand activation dan product launching. Sport Event, event penyelenggaraan olahraga dan biasanya dilakukan pada periode tertentu, contohnya Piala Dunia. Corporate Event, acara untuk kebutuhan perusahaan. Misalnya outing dan event peningkatan kualitas SDM. Government Event, event-event pemerintah misalnya penyelenggaraan pameran kerajinan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM. Festival, untuk menyelenggarakan suatu momen tertentu dan berfokus pada komunitas tertentu seperti festival buku dan festival musik. Social Event, adalah event yang diselenggarakan secara umum misalnya pernikahan dan ulang tahun. Tips menjadi event organizer Ada beberapa tips dari Lifepal yang bisa kamu ikuti biar jadi event organizer yang sukses Memiliki tim yang solid Perbanyak pengalaman dalam bidang event Selalu memiliki ide yang kreatif dan inovatif Perbanyak relasi bisnis Perbanyak kolaborasi dengan mitra kerja lain Ingat ya, semakin tinggi jam terbang event organizer, maka akan semakin mudah dalam menghadapi hal-hal yang tidak terduga. Mulailah mengasah ilmu bisnis, manajemen, dan juga tambah pengalaman dengan mencoba bergabung dengan event organizer biar makin siap. Nah, itu tadi penjelasan tentang apa itu yang dimaksud dengan event organizer? Bagaimana cara kerja? Apa saja jenis dan skala acaranya? Jadi, tertarik jadi event organizer? Dapatkan informasi lainnya tentang finansial, kesehatan, perencanaan keuangan, hingga pengertian asuransi melalui Lifepal! Lifepal adalah marketplace asuransi yang menyediakan berbagai asuransi sesuai dengan kebutuhanmu dan informasi terkait percncanaan keuanganmu. Pertanyaan seputar event organizer Apa yang dimaksud dengan event organizer? Event Organizer adalah pengelola suatu acara yang tujuannya memperoleh keuntungan dari kedua belah pihak, baik penyelenggara maupun yang hadir pada saat kegiatan berlangsung. Bagaimana kerja event organizer? Cara kerja event organizer mengikuti langkah berikut Perumusan konsep acara Teknis acara Menyusun anggaran Pembagian tugas Pendanaan Persiapan acara Pelaksanaan acara Berapa gaji bekerja di event organizer?Pendapatan kotor event organizer bisa mencapai Rp300 juta sampai Rp500 juta Event organizer untuk acara apa saja? Event organizer umum banget dipakai buat ngurusin berbagai macam acaranya dari product launching, exhibition, gathering, fun games, party planner, acara olahraga, sampai festival budaya.

bagan struktur organisasi event organizer